Call of Duty Berikutnya Akan Kembali ke Akar

Call of Duty Omaha Beach Landing

Bagi para penggemar Call of Duty, pastinya kalian sudah mengetahui kalau judul-judul terbaru dari Call of Duty semakin hari semakin menuju ke arah perang futuristik. Walaupun hal tersebut bukanlah merupakan sesuatu yang buruk, namun bukan berarti hal tersebut akan diterima begitu saja oleh para pecinta game FPS dan itulah yang dialami oleh Call of Duty Infinite Warfare.

Menyadari Infinite Warfare tidak sesukses yang diharapkan dan ditambah pesaing utamanya — Battlefield 1 — yang menggunakan tema perang dunia kesatu yang lebih diterima, Activision akhirnya memutuskan untuk membawa seri Call of Duty terbarunya yang akan dirilis pada tahun 2017 ini kembali ke akarnya.

Tidak ada yang tahu pasti akan seperti bagaimana seri terbarunya nanti, namun kalau bicara mengenai “kembali ke akar”, penggemar Call of Duty yang sudah memainkan seri ini sejak seri pertamanya tentunya sudah mengetahui kalau seri-seri terdahulu dari Call of Duty mengambil setting pada perang dunia kedua. Melihat dari yang diucapkan kali ini maka tidak menutup kemungkinan kalau game ini akan mengambil setting tersebut.

Namun ada yang perlu kalian ketahui juga, walau penjualan dari Infinite Warfare tidak sesukses dari yang Activison harapkan, bukan berarti judul tersebut gagal total di pasaran, karena Call of Duty Infinite Warfare memimpin dari segi penjualan game di Amerika Serikat pada tahun 2016 dengan berada di posisi kesatu dan ditemani oleh Battlefield 1 di posisi kedua.

Kalau game yang berada di posisi kesatu dari segi penjualan masih belum sesuai dengan harapan, entah bagaimana penjualan dari seri terbarunya nanti kalau mereka meluncurkan game yang memang benar-benar diharapkan oleh fansnya.